H.58 - Beberapa Contoh Dosa Penyebab Terjatuhnya Seseorang Ke Dalam Neraka (Bag. 4/4)

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 


Wanita yang tidak bersyukur pada suaminya
Rasulullah ﷺ bersabda, "diperlihatkan kepadaku bahwa sebagian besar penduduk neraka adalah wanita. Mereka telah ingkar". 

Dikatakan pada beliau, "apakah mereka ingkar kepada Allah?"
Beliau bersabda, "mereka ingkar kepada suami-suami mereka. Mengingkari kebaikan-kebaikan mereka. Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka, sekian lama, kemudian dia melihat darimu sesuatu yang membuat dia senang, maka wanita tersebut akan berkata, 'aku tidak melihat kebaikan sedikit pun darimu'". - HR. Bukhari dan Muslim.

Seorang wanita yang saliha hendaklah bersyukur kepada Allah, kemudian bersyukur kepada suaminya. Karena dengan sebabnya Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى menjaga dia sebagai seorang istri, menutupi kekurangannya, menunaikan hajatnya, dll.

Dan secara umum bersyukur kepada orang yang pernah berbuat baik pada kita, diperintahkan di dalam agama islam. Apabila seseorang tidak bisa membalas, maka hendaknya dia mendoakan dengan kebaikan, baik di hadapan orang tersebut maupun tidak di hadapannya.

Rasulullah ﷺ bersabda, "barang siapa yang berbuat baik kepada kalian, maka balaslah. Kalau kalian tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya, maka doakanlah dengan kebaikan sampai kalian merasa bahwasannya kalian telah membalas kebaikannya"- HR. Abu Dawud, An Nasai.

Tiga dosa yang tercantum di dalam sabda Nabi ﷺ, "tiga orang yang Allah haramkan masuk surga: pecandu khamr, anak yang durhaka, dan dayuts (laki-laki yang membiarkan kejelekan di dalam keluarganya)" - Hadits hasan riwayat Imam Ahmad.

Seorang kepala keluarga yang membiarkan kemaksiatan di dalam keluarganya dan memfasilitasi dikhawatirkan mendapat ancaman ini. Seorang kepala keluarga dituntut untuk tegas dan lembut dengan keluarganya. Rasa sayang bukan berarti harus memberi segala yang diminta. Dan mendidik mereka untuk taat, tidak identik dengan kekerasan. 

Istri dan anak adalah ujian dan titipan Allah. Kewajiban kita adalah mengerahkan tenaga semaksimal mungkin untuk menjaga diri dan keluarga kita dari neraka. Dan hidayah di tangan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى.

Durhaka kepada kedua orang tua
Di antara bentuk durhaka adalah menyakiti orang tua dengan lisan, sikap, atau pun dengan tangan. Seorang muslim dan muslimah diperintah untuk berlemah lembut kepada orang tua, merendahkan diri di hadapan mereka, dan menaati perintah mereka selama mereka tidak bertentangan dengan syariat. 

Dan di antara bentuk bakti yang paling berharga untuk kedua orang tua kita adalah mengeluarkan mereka dari kegelapan kesyirikan, kebid'ah, dan kemaksiatan menuju cahaya tauhid sunnah dan ketaat pada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى.

Seorang pejabat yang menipu bawahan atau rakyatnya
Rasulullah ﷺ bersabda, "tidaklah seorang hamba Allah berikan jabatan, kemudian dia mati dalam keadaan menipu bawahan atau rakyatnya kecuali Allah akan mengharamkan dia masuk surga" - HR. Bukhari dan Muslim.

Di antara bentuk menipu kepada rakyat adalah: 
1. Tidak menasihati mereka demi keselamatan dunia dan akhirat
2. Tidak memenuhi hak-hak mereka 
3. Tidak berbuat adil kepada mereka

Maksud diharamkan masuk surga di sini, bahwasannya pelakunya tidak bisa masuk surga secara langsung, namun dia berhak diadzab di dalam neraka terlebih dahulu apabila Allah menghendaki. 

Ini adalah beberapa contoh dosa-dosa besar dan para ulama telah mengarang buku khusus tentang dosa-dosa besar, kita pelajari supaya bisa menjauhi. Keyakinan ahlu sunnah bahwasannya pelaku dosa besar di bawah kehendak Allah. Kalau Allah kehendaki, maka Allah akan mengampuni. Dan kalau Allah menghendaki, maka Allah akan mengazabnya sebelum dimasukkan ke dalam surga. Dan adzab neraka bagi para pelaku dosa besar, meski tidak selamanya, namun bukan sesuatu yang ringan. Satu menit dibakar dengan api dunia adalah perkara yang berat, maka bagaimana dibakar dalam waktu yang lama dalam api akhirat yang jauh lebih panas?

Rasulullah ﷺ bersabda, "api kalian adalah satu bagian dari 70 bagian dari neraka jahanam" - HR. Bukhari dan Muslim.

Kesabaran di dalam menahan hawa nafsu di dunia bagi seorang muslim jauh lebih mudah dan ringan daripada kesabaran di dalam menghadapi adzab neraka.

Semoga Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى melindungi kita dan keluarga kita dari api neraka. (aamiin)


Demikian halaqah pada kali ini.

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Comments

Popular posts from this blog

H.47 - Telaga Rasulullah shalallahu 'alayhi wa sallam

H.42 - Keadaan Manusia Ketika Hisab

H.57 - Beberapa Contoh Dosa Penyebab Terjatuhnya Seseorang Ke Dalam Neraka (Bag. 3/4)