H.57 - Beberapa Contoh Dosa Penyebab Terjatuhnya Seseorang Ke Dalam Neraka (Bag. 3/4)

 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Di antara dosa yang bisa menyebabkan seseorang terjatuh ke dalam neraka adalah:

Bunuh diri
Rasulullah ﷺ bersabda, "barang siapa yang melempar dirinya dari gunung untuk membunuh dirinya, maka dia berada di dalam neraka jahanam, di lempar di dalamnya, kekal selamanya. Dan barang siapa meneguk racun untuk membunuh dirinya, maka di dalam neraka jahanam dia akan meletakkan racun di tangannya, dia meneguknya selamanya di neraka. Dan barang siapa yang membunuh dirinya dengan besi, maka besi tersebut di tangannya, dia menusuk dengan besi tersebut perutnya di neraka jahanam kekal di dalamnya" - HR Bukhari dan Muslim

Bunuh diri bukanlah cara untuk lepas dari masalah, namun justru mendatangkan masalah yang jauh lebih besar. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, maka Allah akan memberikan hidayah kepada hatinya. 

Membunuh tanpa hak
Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:
وَمَنْ يَّقْتُلْ مُؤْمِنًا مُّتَعَمِّدًا فَجَزَاۤؤُهٗ جَهَنَّمُ خَالِدًا فِيْهَا وَغَضِبَ اللّٰهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهٗ وَاَعَدَّ لَهٗ عَذَابًا عَظِيْمًا
"Dan barang siapa yang membunuh orang beriman dengan sengaja, maka balasannya adalah jahanam. Dia kekal di dalamnya. Allah akan marah kepadanya dan melaknatnya dan Allah akan siapkan adzab yang besar" (QS. An Nisa' 93)

Para ulama menjelaskan bahwasannya maksud kekal di dalam neraka bagi orang yang membunuh orang yang beriman tanpa hak (bunuh diri) yaitu pada asalnya inilah balasan bagi orang tersebut,  namun dalil lain menerangkan bahwasannya orang yang beriman sekecil apapun dosanya dan sebesar apapun dosanya, dia akan keluar dari neraka baik dengan ampunan Allah atau dengan syafa'at.

Memakan riba
Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تَاۡكُلُوا الرِّبٰٓوا اَضۡعَافًا مُّضٰعَفَةً ​ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُوۡنَ​ۚ‏
وَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِىۡۤ اُعِدَّتۡ لِلۡكٰفِرِيۡنَ​ۚ‏
"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kalian kepada Allah supaya kalian beruntung. Dan takutlah pada api neraka yang disediakan untuk orang-orang kafir" (QS. Ali Imran ayat 130-131)

Betapa banyak praktek riba di zaman sekarang. Seseorang yang akan melakukan sebuah transaksi hendaklah mengetahui ilmunya dan janganlah dia menganggap mudah perkara riba ini. Dan barang siapa meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan mengganti dengan yang lebih baik. 

Menggambar makhluk yang bernyawa
Rasulullah ﷺ bersabda, "sesungguhnya orang yang paling keras adzabnya di sisi Allah pada hari kiamat adalah para penggambar" - HR. Bukhari dan Muslim.

Maksud penggambar di sini adalah penggambar makhluk bernyawa. Masuk di dalamnya orang yang membuat patung makhluk bernyawa dan orang yang melukis makhluk bernyawa.

Banyak para ulama yang memasukan gambar fotografi di dalam larangan ini. Tidak diperbolehkan kecuali karena darurat seperti untuk surat-surat penting, dll. Perbedaan pendapat di antara para ulama dan banyaknya manusia yang melakukan, janganlah menjadi alasan bagi seseorang untuk bermudah-mudahan di dalam gambar fotografi ini.

Wanita yang berpakaian tapi telanjang
Rasulullah ﷺ bersabda, "dua golongan dari penduduk neraka yang aku belum pernah melihat mereka sebuah kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi mereka gunakan untuk memukul manusia dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berjalan lenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk ke dalam surga dan tidak akan mencium baunya. Padahal bau surga bisa dicium dari jarak perjalanan sekian dan sekian."

Makna berpakaian tapi telanjang ada yang mengatakan menutupi sebagian aurat dan membuka sebagian yang lain untuk menampakkan keindahan atau memakai pakaian tetapi tidak sempurna, seperti memakai pakaian yang tipis atau membentuk badan. 

Seorang muslimah hendaknya bersungguh-sungguh di dalam menjaga hijabnya dan ikhlas karena Allah. Semoga kesabaran seorang muslimah atas rasa gerah, risih, dan ribet, yang mungkin dirasakan oleh sebagian muslimah dan juga kesabaran menghadapi gunjingan orang lain menjadi sebab selamatnya dia dari ancaman neraka.

Demikian halaqah pada kali ini.

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Comments

Popular posts from this blog

H.47 - Telaga Rasulullah shalallahu 'alayhi wa sallam

H.42 - Keadaan Manusia Ketika Hisab