H.56 - Beberapa Contoh Dosa Penyebab Terjatuhnya Seseorang Ke Dalam Neraka (Bag. 2/4)

 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Di antara dosa yang membahayakan seseorang yang beriman, yang bisa menjadi penyebab jatuhnya seseorang ke dalam neraka ketika melewati sirath adalah:

Berdusta atas nama Rasulullah .

Beliau ﷺ bersabda, "barang siapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah dia menyiapkan tempatnya di dalam neraka" - HR. Bukhari dan Muslim.

Hendaknya seseorang berhati-hati di dalam menyampaikan hadist dari nabi ﷺ, menjauhi hadits-hadits dho'if (palsu), baik dalam masalah aqidah, amal, maupun masalah yang lain. Bagi yang tidak mampu menghukumi sendiri sebuah hadits, maka hendaknya dia taklik kepada ulama/ustadz yang dianggap paling ahli di dalam hadits.

Dosa lisan dan kemaluan
Beliau ﷺ pernah ditanya tentang perkara yang paling banyak memasukkan manusia di dalam neraka. Maka beliau ﷺ mengatakan, "mulut dan kemaluan". - HR. At Tirmidzi dan Ibnu Madja.

Dosa yang dilakukan mulut seperti dusta, membicarakan kejelekan orang lain, mengadu domba, berfatwa tanpa ilmu, menuduh tanpa hak, makan dan minum yang haram, dll.
Dosa yang dilakukan kemaluan seperti berzina, liwath, dll.

Sombong
Rasulullah ﷺ bersabda, "tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada seberat dharoh pun  dari kesombongan". 
Seorang laki-laki bertanya: sesungguhnya seseorang senang apabila bajunya bagus dan sendalnya bagus. 
Maka beliau ﷺ berkata, "sesungguhnya Allah adalah indah dan mencintai keindahan. Yang dimaksud kesombongan adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia" - HR Muslim

Ucapan beliau ﷺ tidak akan masuk surga adalah ancaman bagi pelakunya bahwasannya dia bukan termasuk orang yang pertama masuk surga dan balasan kesombongan bagi dia adalah masuk neraka terlebih dahulu.

Marilah kita belajar menerima kebenaran darimana pun datangnya. Karena pada hakikatnya kebenaran adalah dari Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى. Dan janganlah kita meremehkan orang lain karena ilmu, harta, jabatan, atau gelar yang kita miliki. Karena Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى yang telah memberikan kita kenikmatan tersebut, mampu untuk memberikan kepada orang lain yang semisal atau yang lebih baik kapan Allah kehendaki. Semakin seseorang rendah hati karena Allah, maka Allah akan semakin mengangkat derajatnya.

Memakan makanan yang haram
Rasulullah 
ﷺ bersabda, "sesungguhnya tidaklah tumbuh daging dari makanan yang haram kecuali neraka lebih pantas bagi daging tersebut" - HR. At Tirmidzi.

Seorang muslim hendaknya sangat berhati-hati di dalam mencari rezeki untuk diri sendiri dan keluarga. Tidak memakan dan memberi makan kecuali setelah yakin itu halal. 

Hendaknya dia menjaga riba, memakan harta orang lain tanpa hak, menjauhi suap, menjauhi curang di dalam menimbang, dan segala jenis harta haram lainnya.

Tidak ikhlas di dalam menuntut ilmu agama
Rasulullah 
ﷺ bersabda, "barang siapa yang menuntut ilmu yang sebenarnya digunakan untuk mencari ridho Allah, dia tidak menuntut ilmu tersebut kecuali untuk mencari dunia. Maka dia tidak akan mencium bau surga pada hari kiamat" - HR. Abu Daud.

Di dalam hadits yang lain, beliau ﷺ mengabarkan, "barang siapa yang menuntut ilmu hanya untuk menyombongkan diri di hadapan ulama atau untuk berdebat dengan orang bodoh, maka ancamannya adalah neraka"- HR. Ibnu Madja.


Demikian halaqah pada kali ini.

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Comments

Popular posts from this blog

H.47 - Telaga Rasulullah shalallahu 'alayhi wa sallam

H.42 - Keadaan Manusia Ketika Hisab

H.57 - Beberapa Contoh Dosa Penyebab Terjatuhnya Seseorang Ke Dalam Neraka (Bag. 3/4)