H.49 - Beberapa Kejadian Di Padang Mahsyar Bag. 2 dari 2

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Di antara kejadian di padang mahsyar bahwasannya Allah akan bertanya kepada malaikat dan nabi Isa alaihissalam. Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى sebutkan di dalam QS Saba' ayat 40-42 bahwasannya di padang mahsyar Allah akan bertanya kepada para malaikat yang disembah oleh sebagian manusia. Sebagai penghinaan terhadap orang-orang musryikin dahulu menyembah mereka.
"Apakah mereka ini dahulu menyembah kalian?" Para malaikat menjawab, "maha suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka. Akan tetapi sebenarnya mereka dahulu telah menyembah jin. Kebanyakan mereka beriman kepada jin tersebut".
Maksudnya bahwasannya orang-orang musyrikin ketika menyembah selain Allah, baik kepada orang yang saleh, benda mati, dll, maka pada hakekatnya mereka menyembah jin. Karena yang menyuruh mereka untuk menyekutukan Allah adalah jin. Apabila mereka menaati, berarti mereka telah menyembah jin tersebut.

Para malaikat pun tidak berkuasa untuk memberikan manfaat dan tidak memberikan mudharat kepada orang-orang yang telah menyembah mereka. Para penyembah malaikat itu pun akan diadzab oleh Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى. 

Dalam QS Al Maidah ayat 116-117, Allah menyebutkan bahwasannya Allah akan bertanya kepada nabi Isa alaihissalam sebagai penghinaan terhadap orang-orang nasrani yang menjadikan beliau dan ibu beliau sebagai tuhan. 
"Wahai Isa, putra Maryam, apakah engkau dahulu pernah mengatakan kepada manusia: jadikanlah aku dan ibuku 2 tuhan selain Allah?". Isa menjawab, "maha suci Engkau. Tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku untuk mengatakannya. Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diriMu. Sesungguhnya Engkau maha mengetahui perkara yang ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku untuk mengatakannya, yaitu sembahlah Allah, Rabb ku dan Rabb kalian. Dan aku jadi saksi atas mreka selama aku hidup bersama mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkaulah yang mengawasi mereka dan Engkau maha menyaksikan segala sesuatu"

Demikianlah keadaan para malaikat dan nabi Isa alaihissalam. Mereka adalah makhluk yang taat beribadah kepada Allah. Senang apabila manusia hanya menyembah kepada Allah dan mereka tidak pernah menyuruh manusia menyembah diri mereka. Demikian pula orang-orang yang saleh dan wali-wali Allah, manusialah yang terlalu berlebihan terhadap mereka, membuat patung mereka, memajang gambar mereka, membangun dan menghias kuburan, dan mereka meyakini bahwasannya mereka mengetahui yang ghaib, berdoa pada mereka, bepergian jauh untuk berziarah ke makam mereka, beri'tiqaf ke kuburan mereka, menyerahkan sebagian ibadah kepada mereka, membangun mesjid di atas kuburan mereka, atau memasukkan kuburan mereka di dalam mesjid, bertawasul dengan doa mereka setelah meninggal dunia, atau menganggap orang-orang soleh tersebut bisa mendekatkan diri mereka kepada Allah. Ini semua termasuk berlebihan.

Jangan sampai ada seseorang seperti keadaan kaum nabi Nuh alaihissalam yang berlebihan terhadap 5 orang saleh yang disebutkan di dalam QS Nuh ayat 23. Atau seperti keadaan sebagian orang yang mengaku mencintai Ali bin Abi Thalib, Fatimah, Hasan dan Husein, dan sebagian keturunan beliau, kemudian berlebih-lebihan terhadap mereka.


Demikian halaqah pada kali ini.

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Comments

Popular posts from this blog

H.47 - Telaga Rasulullah shalallahu 'alayhi wa sallam

H.42 - Keadaan Manusia Ketika Hisab

H.57 - Beberapa Contoh Dosa Penyebab Terjatuhnya Seseorang Ke Dalam Neraka (Bag. 3/4)