H.46 - Mizan (Timbangan) Dan Penimbangan Amal

   السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:
وَنَضَعُ الْمَوَازِيْنَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيٰمَةِ فَلَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْـًٔاۗ
"Dan Kami akan meletakkan timbangan-timbangan yang adil pada hari kiamat, maka tidak ada seorang pun yang akan dizolimi sedikitpun". (QS Al Anbiya ayat 47).

Sebagian ulama berpendapat bahwasannya penimbangan amal dilakukan setelah hisab karena hisab adalah untuk menghitung amalan, sedangkan timbangan untuk menampakkan hasil dari perhitungan tersebut dan menunjukkan keadilan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى. 

Akan ditimbang hasanah dan sayyiah dalam timbangan yang hakiki. Memiliki 2 kiffah (piringnya timbangan) memiliki sifat berat yang ringan dan bisa miring karena amalan. Allahua'lam tentang hakikatnya dan bagaimananya.

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:
فَمَنۡ ثَقُلَتۡ مَوَازِيۡنُهٗ فَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡمُفۡلِحُوۡنَ‏ ١٠٢
وَمَنۡ خَفَّتۡ مَوَازِيۡنُهٗ فَاُولٰٓٮِٕكَ الَّذِيۡنَ خَسِرُوۡۤا اَنۡفُسَهُمۡ فِىۡ جَهَـنَّمَ خٰلِدُوۡنَ​ ۚ‏ ١٠٣
"Dan barang siapa yang berat timbangannya, merekalah orang-orang yang beruntung. Dan barang siapa yang ringan timbangannya, merekalah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri. Di dalam jahanam mereka akan kekal". (QS. Al Mukminum 102-103).

Di dalam hadits yang sahih yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi dan Ibnu Madja, disebutkan bahwasannya catatan dosa-dosa akan ditaruh di kiffah dan kartu yang bertuliskan la ilaha ilallah akan ditaruh di kiffah yang lain.

Rasulullah ﷺ bersabda, Akan diletakkan mizzan pada hari kiamat. Seandainya langit dan bumi ditimbang di dalamnya, niscaya akan cukup. Bertanyalah para malaikat, 'wahai Rabb, untuk siapakah timbangan ini?'. Maka Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman 'untuk orang yang Aku kehendaki dari para makhlukku'". - HR. Al Hakim di dalam Al Mustadaraq.

Para ulama berbeda pendapat tentang berapa jumlah mizzan di hari kiamat. Apakah satu timbangan atau banyak? Karena masing-masing manusia memiliki timbangan atau masing-masing amalan ada timbangan khusus. Allahua'lam.

Amalan yang paling berat di dalam timbangan pada hari kiamat adalah 2 kalimat syahadat.


Dari Abdullah ibnu Ammar Ibnu Ash Radiallahu, beliau berkata Rasulullah ﷺ bersabda: 
Sesungguhnya  Allah akan memilih seseorang dari ummatku di hadapan makhluk-makhluk yang lain pada hari kiamat. Maka dibukalah 99 sidjil. Makna sidjil adalah kitab besar. Dan maksud beliau ﷺ adalah kitab yang berisi dosa-dosa hamba tersebut.

Kemudian beliau ﷺ mengatakan:
Setiap sidjil besarnya sejauh mata memandang. Kemudian Allah bertanya kepada hamba tersebut, "apakah ada di antara isi kitab tersebut yang engkau ingkari? Apakah para malaikat penulis telah mendzolimimu?". Maka hamba tersebut menjawab "tidak wahai Rabb-ku"
Allah bertanya, "apakah kamu memiliki alasan?". Dia kembali menjawab, "tidak wahai Rabb-ku".
Maka Allah pun berkata, "sesungguhnya Engkau memiliki hasanah di sisi Kami. Dan sesungguhnya engkau tidak akan didzolimi pada hari ini"
Maka dikeluarkanlah 2 kartu yang bertuliskan اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ
Allah pun berkata, "lihatlah timbanganmu". Hamba tersebut mengatakan, "Wahai Rabb-ku, apa arti 2 kartu ini dibandingkan dengan sidjil yang begitu banyak?".
Maka Allah berkata,
"sesungguhnya engkau tidak akan didzolimi". Diletakkanlah sidjil yang banyak di satu piring timbangan dan diletakkan kartu di satu piringan timbangan yang lain. Maka ringanlah sidjil yang banyak, dan beratlah kartu tersebut.
Kemudian beliau ﷺ mengatakan, "tidak ada sesuatu yang mengalahkan beratnya nama Allah" - HR. At Tirmidzi dan Ibnu Madja.


Di antara amalan yang memberatkan timbangan pada hari kiamat adalah akhlak yang baik.

Rasulullah ﷺ bersabda, "tidak ada sesuatu yang lebih berat di dalam timbangan daripada akhlak yang baik" - HR. Abu Daud dan Tirmidzi.

  • Di antara akhlak yang baik adalah menyambung orang yang memutus kita, memberi kepada orang yang tidak mau memberi kepada kita, dan memaafkan orang yang mendzolimi kita. 
  • Di antara amalan yang berat adalah ucapan سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ العَظِيْمِ. Sebagaimana di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim.
  • Di antara amalan yang memiliki timbangan adalah ucapan ٱلْحَمْدُ لِلَّٰهِ. Sebagaimana di dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. 

Oleh karena itu hendaknya seorang muslim senantiasa memperbaiki 2 kalimat syahadat yang dia ucapkan, berusaha untuk memahami maknanya, dan mengamalkan isinya, dan istiqomah di atas keduanya sampai meninggal dunia. 

Di samping itu hendaknya dia memperbaiki ibadahnya kepada Allah dan akhlaknya kepada manusia. Melakukan itu semua karena Allah dan memperberat timbangannya di hari kiamat. 

  • Orang yang berbahagia adalah orang yang paling berat timbangan kebaikannya daripada kejelekkannya. Dan orang yang celaka adalah orang yang lebih ringan timbangan kebaikannya daripada kejelekannya. Sebagaimana disebutkan oleh Allah di dalam surat Al Qoriah. 
  • Orang kafir tidak akan memiliki sesuatu yang memberatkan timbangan mereka karena amalan mereka batal karena kesyirikan dan kekufuran. Lihat surat Al Kahfi 103-106. 

Rasulullah ﷺ bersabda, "sesungguhnya akan datang seseorang yang besar lagi gemuk pada hari kiamat, akan tetapi beratnya di sisi Allah tidak lebih dari berat 1 sayap dari seekor nyamuk" - HR. Bukhari dan Muslim.

Dalil-dalil di atas menunjukkan bahwasannya ada 3 perkara akan ditimbang pada hari kiamat. Amalan, orang yang mengamalkan, catatan amalan. 

Demikian halaqah pada kali ini.
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Comments

Popular posts from this blog

H.47 - Telaga Rasulullah shalallahu 'alayhi wa sallam

H.42 - Keadaan Manusia Ketika Hisab

H.57 - Beberapa Contoh Dosa Penyebab Terjatuhnya Seseorang Ke Dalam Neraka (Bag. 3/4)