H.41 - Pertanyaan Ketika Hisab
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ketika hisab, Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى akan berbicara dengan para hamba dengan cara sesuai dengan keagungan Allah. Allah akan bertanya tentang apa yang sudah mereka lakukan di dunia.
Rasulullah ﷺ bersabda, "tidaklah di antara kalian kecuali Rabb-nya akan berbicara padanya. Tidak ada di antara dia dengan Allah penerjemah. Dia akan melihat sebelah kanannya, maka dia tidak melihat kecuali amalan yang sudah dia lakukan. Dan melihat sebelah kirinya, maka dia tidak melihat kecuali amalan yang sudah dia lakukan. Dan akan melihat depannya, maka kecuali neraka berada di depannya. Maka jagalah diri kalian dari neraka, meskipun dengan separuh buah kurma" - HR. Bukhari dan Muslim.
- Orang yang mengungkit-ungkit pemberian
- Orang yang menjual barang dengan sumpah palsu
- Orang yang memanjangkan pakaian di bawah mata kaki bagi laki-laki
- Tauhid kita pada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَىAllah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:فَلَنَسْـَٔلَنَّ الَّذِيْنَ اُرْسِلَ اِلَيْهِمْ وَلَنَسْـَٔلَنَّ الْمُرْسَلِيْنَۙ"Maka sungguh Kami akan tanya ummat yang telah diutus pada mereka, para Rasul. Dan sungguh Kami akan tanya para Rasul" (QS. Al A'raf ayat 6)Kita akan ditanya bagaimana kita menjawab ajakan Rasul dan ajakan Rasul yang paling besar adalah tauhid
- Kenikmatan yang Allah berikan kepada kita di duniaAllah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ ࣖ"Kemudian sungguh kalian akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan" (QS. At Takatsur ayat 8)Di antara kenikmatan tersebut adalah kenikmatan makanan dan minuman bagaimana pun sederhananya di pandangan manusia.Rasulullah ﷺ bersabda, "sesungguhnya pertanyaan pertama yang akan ditanyakan kepada seorang hamba pada hari kiamat tentang kenikmatan adalah akan dikatakan kepadanya, 'bukankah Kami telah menyehatkan badanmu dan memberimu air yang dingin?'" - HR. Tirmidzi.Di antara hadits yang lain Rasulullah ﷺ bersabda, "tidak akan bergerak kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ditanya tentang umurnya untuk apa dia gunakan. Dan ditanya tentang ilmunya apa yang dia amalkan. Dan ditanyakan tentang hartanya dari mana dia dapatkan dan dalam perkara apa dia gunakan. Dan akan ditanya anggota badannya untuk apa dia gunakan" - HR. TirmidziOrang yang mensyukuri nikmat tersebut dialah yang akan selamat. Mensyukuri dengan hati, lisan, maupun perbuatan. Hatinya mengakui kenikmatan tersebut bahwasannya itu berasal dari Allah, lisannya bersyukur dan memuji Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى, dan dia mempergunakan kenikmatan tersebut di dalam hal yang diperbolehkan oleh Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى
- Kenikmatan pendengaran, penglihatan, dan hati kitaAllah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ ۗاِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰۤىِٕكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔوْلً"Janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak punya ilmunya. Sesungguhnya manusia kelak akan ditanya tentang pendengaran, penglihatan, dan hatinya" (QS. Al Isra' ayat 36).Dengan demikian hendaklah seorang muslim menjaga pendengaran, penglihatan, dan hatinya dari apa yang Allah haramkan
- PerjanjianAllah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:وَاَوْفُوْا بِالْعَهْدِۖ اِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْـُٔوْلًا"Dan sempurnakanlah perjanjian karena sesungguhnya perjanjian akan ditanyakan" (QS. Al Isra' ayat 34)Dan perjanjian di sini mencakup perjanjian seorang hamba kepada Allah maupun kepada makhluk. Seorang muslim dituntut untuk menyempurnakan janjinya.
- Amanat yang telah Allah berikan kepada kitaRasulullah ﷺ bersabda, "setiap kalian adalah penjaga amanat. Dan setiap kalian akan ditanyakan tentang amanat tersebut. Seorang imam atau pemimpin negara adalah penjaga amanat. Dan dia akan ditanya tentang amanat tersebut. Seorang bapak adalah penjaga amanat di dalam keluarganya. Dan dia akan ditanya tentang amanat tersebut. Seorang ibu adalah penjaga amanat di dalam rumah suaminya. Dan dia akan ditanya tentang apa yang dia jaga. Dan seorang pembantu adalah penjaga amanat harta majikannya dan dia akan ditanya tentang amanat tersebut" - HR. Bukhari dan Muslim.Seorang pemimpin mendapat amanat dari Allah untuk menegakkan hukum-hukum Allah atas rakyatnya dan berbuat adil. Seorang bapak mendapat amanat untuk memimpin keluarga dan membawa mereka kepada kebaikan serta memberikan hak-hak mereka. Seorang ibu mendapat amanat untuk mengurus rumah tangga, mengurus anak, menasihati suami, dll. Seorang pembantu dapat amanat untuk menjaga harta majikannya dan melaksanakan pekerjaan sebagai seorang pembantu.Masing-masing kita hendaknya melaksanakan amanat dan kewajiban sebaik-baiknya. Apapun peran kita sesuai dengan Allah perintahkan. Baik kita sebagai seorang pemimpin maupun dipimpin. Baik sebagai juru dakwah maupun sebagai yang didakwahi. Baik sebagai seorang suami maupun seorang istri. Baik seorang ayah atau ibu, maupun anak. Baik seorang guru maupun murid, dll. Masing-masing hendaknya melaksanakan amanat dan kewajiban sebaik-baiknya.
Demikian halaqah pada kali ini...
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Comments
Post a Comment