H.37 - Datangnya Allah Subhanahu wa Ta'ala Untuk Memberikan Keputusan

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Setelah nabi ﷺ diizinkan untuk melakukan syafa'at dan diterima syafa'atnya oleh Allah, maka Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى akan datang untuk memberi keputusan bagi penduduk mashar dan menghisab amalan-amalan mereka. Allah datang dengan cara yang sesuai dengan keagungan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى, tidak mengetahui bagaimananya kecuali Allah. 

Kewajiban kita adalah beriman bahwasannya Allah akan datang, tidak boleh kita ingkari, tidak boleh kita serupakan datangnya Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى dengan datangnya makhluk dan tidak boleh kita takwir dengan mengatakan bahwasannya yang datang adalah perintahNya atau urusanNya atau azabNya.

Langit akan pecah memutih. Allahu a'lam dengan hakikatnya akan diturunkan para malaikat dan mereka akan datang dengan bershaf-shaf.

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:
"Dan datanglah Rabb mu dan para malaikat bershaf-shaf" (QS. Al Fajr ayat 22).

Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى juga berfirman:
وَيَوْمَ تَشَقَّقُ السَّمَاۤءُ بِالْغَمَامِ وَنُزِّلَ الْمَلٰۤىِٕكَةُ تَنْزِيْلًا
"Dan hari dimana langit akan pecah dengan awan putih. Dan diturunkan para malaikat" (QS. Al Furqan ayat 25)

Ketika Allah datang, bersinarlah bumi dengan cahaya Allah dan didatangkan para nabi dan para malaikat pencatat amal yang baik maupun yang jelek yang mereka akan dijadikan saksi.

وَاَشْرَقَتِ الْاَرْضُ بِنُوْرِ رَبِّهَا وَوُضِعَ الْكِتٰبُ وَجِايْۤءَ بِالنَّبِيّٖنَ وَالشُّهَدَاۤءِ وَقُضِيَ بَيْنَهُمْ بِالْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ
"Dan bumi akan menjadi terang dengan cahaya Rabb nya dan diletakkan kitab-kitab dan didatangkan nabi dan juga para syuhada yaitu para malaikat dan akan diputuskan di antara mereka dengan hak dan mereka tidak akan dizolimi" (QS. Az Zummar ayat 69)

Allah akan melipat langit:
يَوْمَ نَطْوِى السَّمَاۤءَ كَطَيِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِۗ
"Hari dimana Kami akan menggulung langit seperti menggulung lembaran-lembaran kertas" (QS. Al Anbiya ayat 104)

Allah akan menggenggam bumi, melipat langit dengan tangan kananNya, berkata "Aku adalah raja dimana raja-raja bumi" - HR. Bukhari dan Muslim.

Suara Allah didengar penduduk mashar yang jauh maupun yang dekat. Sebagaimana di dalam sahih bukhari.

Dialah Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى Maliki Yaumiddin, yaitu adalah Raja yang menguasai hari pembalasan.


Demikian halaqah pada kali ini...

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Comments

Popular posts from this blog

H.47 - Telaga Rasulullah shalallahu 'alayhi wa sallam

H.42 - Keadaan Manusia Ketika Hisab

H.57 - Beberapa Contoh Dosa Penyebab Terjatuhnya Seseorang Ke Dalam Neraka (Bag. 3/4)