H.5 - Tingkatan-Tingkatan Di Dalam Islam
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Di dalam Hadits Umar bin Khatab yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, datang malaikat Jibril yang menjelma menjadi seorang laki-laki dengan izin Allah bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang beberapa pertanyaan. Di antaranya ditanya tentang apa itu Islam, iman, dan ihsan?. Maka Rasulullah ﷺ menjawab satu per satu dari pertanyaan tersebut, kemudian di akhir hadits, Rasulullah ﷺ berkata, "sesungguhnya dia adalah Jibril yang datang kepada kalian mengajarkan kepada kalian agama kalian".
Di dalam hadits ini disebutkan 3 tingkatan dalam agama yaitu Islam, iman, dan ihsan.
Iman lebih tinggi daripada Islam. Dan ihsan lebih tinggi daripada iman (Islam < iman < ihsan).
Islam berkaitan dengan amalan gahir, sedangkan iman berkaitan dengan amal batin, adapun ihsan merupakan puncak dari amalan gahir dan batin.
Orang yang sampai derajat ihsan berarti dia telah mencapai derajat yang paling tinggi dalam islam dan juga iman. Setiap orang yang beriman, dia adalah orang yang Islam. Tidak semua orang yang Islam dia beriman.
Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:
قَالَتِ الْاَعْرَابُ اٰمَنَّا ۗ قُلْ لَّمْ تُؤْمِنُوْا وَلٰكِنْ قُوْلُوْٓا اَسْلَمْنَا وَلَمَّا يَدْخُلِ الْاِيْمَانُ فِيْ قُلُوْبِكُمْ
"Berkata orang Arab badui: kami telah beriman. Katakanlah: kalian belum beriman, dan katakanlah oleh kalian 'kami telah Islam'. Dan belum masuk iman dalam hati-hati kalian." (QS. Al Hujurat ayat 14).
Mereka berkata di awal mereka masuk Islam bahwa mereka sudah sampai derajat keimanan, maka mereka pun diperintahkan untuk mengatakan "kami telah Islam". Hakekat keimanan belum masuk di dalam hati-hati mereka. Dan masing-masing ketiga tingkatan tersebut memiliki rukun yang dimasuk dalam rukun adalah yang terpenting atau terkuat dari sesuatu.
Demikian halaqah pada kali ini....
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Comments
Post a Comment