H.12 - Berdoa Kepada Selain Allah Termasuk Syirik Besar
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Berdoa kepada Allah adalah seseorang menghadap Allah subhana wa ta'ala dengan maksud supaya Allah mewujudkan keinginannya baik dengan meminta atau dengan merendahkan diri, mengharap dan takut kepada Allah subhana wa ta'ala.
Berdoa dengan makna di atas adalah ibadah. Berkata Anukman Ibnu Basirin, "aku mendengar Nabi salallahu wa alaihi wassalam bersabda: doa adalah ibadah. Kemudian beliau salallahu wa alaihi wassalam membaca ayat: dan Rabb kalian telah berkata "berdoalah kalian kepada Ku, niscaya aku akan mengabulkan kalian. Sesungguhnya orang-orang yang sombong dari beribadah kepada Ku, mereka akan masuk ke dalam neraka jahanam dalam keadaan terhina". - QS. Gafir (60)." - HR. Abu Daud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Maja dan disahihkan oleh Syekh Albabani.
Makna beribadah kepada Ku pada ayat ini adalah berdoa kepada Ku. Apabila doa adalah ibadah yang merupakan hak Allah subhana wa ta'ala semata, maka berdoa kepada selain Allah dengan merendahkan diri dihadapannya, mengharapkan, juga takut kepadanya sebagaimana dia mengharap dan takut kepada Allah adalah termasuk syirik besar.
Termasuk jenis doa adalah istigasah yaitu meminta dilepaskan dari kesusahan. Isti'adah yaitu meminta perlindungan dan isti'anah yaitu meminta pertolongan. Apabila di dalamnya ada perendahan diri, pengharapan, dan takut maka ini adalah ibadah yang hanya diserahkan kepada Allah subhana wa ta'ala semata.
Namun perlu diketahui bahwasannya boleh seseorang beristigasah, isti'adah, dan isti'anah kepada makhluk dengan 4 syarat berikut:
1. Makhluk tersebut masih hidup
2. Dia berada di depan kita atau bisa mendengar ucapan kita
3. Dia mampu sebagai makhluk untuk melakukannya
4. Makhluk tersebut diyakini sebagai sebab sehingga tidak boleh bertawakal terhadap sebab tersebut, akan tetapi bertawakal kepada Allah subhana wa ta'ala yang menciptakan sebab tersebut.
Orang yang beristigasah, beristi'adah, dan beristi'anah kepada orang yang sudah mati atau kepada orang yang masih hidup akan tetapi tidak berada di depan kita atau tidak mendengar ucapan kita atau meminta kepada makhluk perkara yang tidak mungkin bisa melakukannya kecuali Allah, maka ini termasuk syirik besar.
Demikian halaqah kali ini...
Comments
Post a Comment